Bisnis.com, PADANG ARO - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, mencatat program makan bergizi gratis (MBG) telah menjangkau 4.602 pelajar dari 20 unit sekolah yang ada di daerah itu.
Sekretaris Daerah Solok Selatan, Syamsurizaldi mengatakan 20 unit sekolah yang sudah mendapatkan distribusi dari program MBG itu mulai dari TK, SD, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Kemudian distribusi makanan untuk MBG ini datang dari dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni di Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Sangir.
"Sudah mulai dari Senin pekan ini dan didistribusikan dari dua SPPG, di Pulakek Koto Baru di Kecamatan Sungai Pagu dan Bukit Patanahan Kecamatan Sangir," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (28/8/2025).
Dia menjelaskan adapun menu yang disediakan untuk MBG ini beragam dan dinilai telah memenuhi standar gizi sesuai dengan arahan dan pemantauan langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN) melalui stafnya yang ditempatkan langsung di tiap SPPG.
"Contohnya saja menu hari ini, para siswa diberikan lauk seperti telur, sayur, dan buah untuk pendamping nasi sebagai sumber karbohidrat, disamping juga diberikan susu," ujarnya.
Menurutnya dalam waktu dekat akan ada dua SPPG lagi yang akan mulai beroperasi, di Kecamatan Sangir dan Kecamatan Sangir Jujuan. Sehingga akan lebih banyak lagi pelajar yang akan ikut merasakan program dari pemerintah pusat ini.
Baca Juga
Oleh karena itu, dia juga menghimbau bagi masyarakat Solok Selatan, dan tak tertutup kepada para perantau untuk ikut menyukseskan program ini dengan mendaftarkan diri sebagai penyelenggara SPPG.
Hal ini dikarenakan untuk mencakup seluruh wilayah Solok Selatan dan menyasar seluruh pelajar, hingga balita dan ibu hamil diperkirakan akan membutuhkan 17 hingga 20 SPPG.
Dimana untuk pembangunan SPPG ini kan dilakukan oleh pihak ketiga, diverifikasi langsung oleh BGN. Artinya, untuk kesiapan sarana, operasional semuanya dilakukan oleh BGN. Sedangkan pemerintah kabupaten memberikan data sasarannya saja.
"Jadi kami mengajak masyarakat yang berminat untuk ikut menyukseskan program ini," tutupnya.