Bisnis.com, PADANG - Melakukan mudik menuju ke kampung halaman pada libur lebaran merupakan hal yang sangat menyenangkan. Banyak yang bilang, meski raga masih dalam perjalanan, tapi jiwa telah sampai di sebuah rumah yang selalu menanti kepulangan para anak rantau.
Tidak hanya soal rindu akan suasana rumah dan masakan ibu yang disajikan secara khas, tapi juga rindu menyaksikan dan menikmati keindahan alam.
Provinsi Sumatra Barat, surganya wisata. Tiap jengkal, dan tiap sisi, ada kepingan alam yang begitu indah. Mulai dari pegunungan hingga di hamparan pantai sekalipun, dan ini bukti ada 4 destinasi wisata di Ranah Minang yang bikin rindu untuk dikunjungi.
1. Alahan Panjang
Alahan Panjang yang berada di Kecamatan Lembah Gumiati, Kabupaten Solok, ini memiliki sebuah hamparan danau yang dikelilingi perkebunan sayur mayur. Sekilas dilihat, hamparan danau yang dikenal dengan Danau Kembar ini mirip dengan sebuah pemandangan di Swiss.
Suhu udara di Alahan Panjang ini sangatlah dingin, bahkan di malam harinya bisa mencapai 13 derajat celcius dan disiang harinya 21 derajat celcius.
Baca Juga
Kini wajah objek wisata di Alahan Panjang ini semakin menarik untuk dikunjungi, karena ada penginapan yang tersedia berdekatan di tepi danau. Mulai dari menginap di dalam tenda layaknya seperti tengah camping, villa, hingga glamping.
Lokasi wisata ini tidaklah jauh dari Padang, diperkirakan hanya sekitar 2 jalan perjalanan saja. Sepanjang perjalanan akan ditemani udara yang segar dan dingin.
2. Lembah Harau
Destinasi wisata yang tidak kalah menarik lainnya di Sumbar yakni Lembah Harau, yang berada di Kabupaten Lima Puluh Kota. Tempat ini merupakan sebuah lembah dengan luas sekitar 270,5 hektare yang dikelilingi pemandangan tebing-tebing tinggi menjulang, dengan ketinggian sekitar 100-500 meter (data kemenpar).
Bahkan dari pemandangan alam yang khas ini, sempat jadi perbincangkan banyak pengguna media sosial. Dimana suasana alam di Lembah Harau ini mirip dengan Desa Konoha yang ada di seri anime Naruto.
Tapi bila dilihat lebih dekat, pengunjung akan ditemani dengan suasana alam yang begitu asri dan tenang. Ada hamparan sawah yang dikelilingi tebing-tebing yang tinggi. Bahkan juga terdapat enam air terjun yang tersebar di sejumlah penjuru tebingnya.
Enam air terjun itu dikenal dengan Sarasah Aie Angek, Aie Luluih, Sarasah Jambu, Akar Berayun, Sarasah Bunta, dan Sarasah Murai. Setiap air terjun memiliki ciri khas dan tinggi yang bervariasi.
Bagaimana, apakah tertarik ke Desa Konoha? Cukup mudah diakses kok, karena Lembah Harau ini sebuah nagari /desa yang terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Jaraknya sekitar 50 km dari Bukittinggi atau 1,5 jam perjalanan.
3. Pantai Padang
Destinasi wisata yang satu ini memang bukan hal baru lagi yakni Pantai Padang. Meski bukan hal yang baru, banyak pengunjung yang mengaku rindu untuk datang kembali ke Pantai Padang, karena ada cerita senja yang terangkai di saat menikmati kuliner kerupuk kuah yang ditemani kelapa muda hijau yang terasa segar.
Pantai Padang ini berada dekat dari pusat kota Padang, sehingga keberadaan sangat mudah diakses oleh pengunjung. Berwisata atau menikmati libur lebaran di Pantai Padang bisa dikatakan sebuah cara yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Karena di Pantai Padang ini ada banyak permainan yang bisa dijelajahi oleh anak-anak, mulai dari kendaraan listrik mainan, bermain di pantai, hingga bermain layang-layang, serta banyak hal lainnya.
Tidak hanya soal menikmati permainan bagi anak-anak, berbagai menu kuliner juga banyak ditemui di sepanjang hamparan Pantai Padang ini. Kondisi ini yang membuat para pengunjung mengaku rindu untuk datang kembali ke objek wisata yang populer di Kota Padang, Sumbar tersebut.
4. Istano Basa Pagaruyuang
Bila berkunjung ke Sumbar, tidak lengkap rasanya bila tidak datang ke destinasi wisata yang menjadi icon di Ranah Minang yakni Istano Basa Pagaruyuang. Wisata ini pengunjung akan disuguhkan dengan kemegahan Rumah Gadang yang menjadi rumah khas bagi masyarakat Minangkabau.
Istano Basa Pagaruyung ini berada di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, atau sekitar 3 jam perjalanan dari Kota Padang. Saat berada di sini, pengunjung bisa masuk ke dalam untuk melihat sekaligus mencoba memakai pakaian adat khas Minangkabau.
Wisata ini bisa dikatakan kuat dengan sarat sejarahnya. Jadi dengan adanya kesempatan berkunjung ke Istano Basa Pagaruyuang, pengunjung bisa mengenal lebih dekat dengan adat dan budaya Minangkabau.