Bisnis.com, PARIAMAN - Kehadiran kejuaraan pacu kuda yang diselenggarakan melalui kolaborasi Pemerintah Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, membuat banyak wisatawan berbondong menghabiskan waktu lebaran di penghujung pekan ini.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan kejuaraan pacu kuda tersebut memang sengaja diselenggarakan pada momen libur lebaran, dengan harapan dapat menarik minat wisatawan untuk tetap bertahan dan semakin yang datang ke Pariaman.
"Kalau ramai yang datang, maka akan berdampak positif ekonomi dan pariwisata bagi dua daerah, baik Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman juga," katanya, Sabtu (5/4/2025).
Kegiatan yang digelar di Arena Pacu Kudo Duku Banyak, Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, ini tidak hanya disaksikan oleh masyarakat maupun wisatawan, tapi turut menghadirkan Gubenur Sumbar Mahyeldi, Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Mahfud, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, hingga Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra.
“Alhamdulillah dengan adanya ajang pacuan kuda ini, kami melihat bisa memicu pariwisata Kota Pariaman, dan berdampak positif pada pergerakan ekonomi warga di dua daerah sekaligus” ujarnya.
Selain bisa menyaksikan pacuan kuda ini, pengunjung juga bisa menikmati keindahan pantai Pariaman sambil berkuliner, menikmati sarapan pagi ataupun makan siang di Kota Pariaman, karena moment pacuan kuda ini sambil menikmati libur lebaran bersama dengan keluarga.
Menurutnya, melalui kegiatan itu, Pemko Pariaman turut membuktikan bahwa pemerintah sangat mendukung agenda tradisional pacu kuda di Kabupaten Padang Pariaman itu, sehingga menimbulkan dampak yang panjang bagi kedua daerah, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, yang dampaknya akan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sementara itu Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan kegiatan Pacu Kuda Padang Pariaman 2025 ini, yang dijadwalkan berlangsung selama 2 (dua) hari, mulai hari ini pada 5 sampai besok 6 April. Terselenggaranya pacu kuda itu, artinya pemerintah daerah telah menghidupkan kembali kegiatan pacuan kuda di Kabupaten Padang Pariaman setelah hampir 9 tahun vakum.
“Kami ingin menghidupkan Kembali arena pacu kudo di Duku Banyak, Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak ini, dan kedepan agenda pacu kuda ini akan menjadi event tahunan di Kabupaten Padang Pariaman,” sebutnya.
Pada kegiatan itu, partisipasi peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh, Jambi, dan Riau. Kemudian turut menghadirkan 27 race dalam 20 kelas dengan peserta dari berbagai daerah, dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp300 juta.
“Dengan dukungan masyarakat setempat dan seluruh stakeholder terkait, kita berharap ajang pacu kuda ini dapat menjadi kebanggaan daerah, dan menarik perhatian wisatawan berkunjung ke Kabupaten Padang Pariaman,” harapnya.