Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemenag Sumut: 36,7% Calon Jemaah Telah Lunasi Biaya Haji 2025

3.054 calon jemaah haji embarkasi Medan telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1446 Hijriah/2025 hingga masuk minggu kedua masa pelunasan.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, MEDAN - Kantor wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatra Utara (Sumut) mencatat 3.054 calon jemaah haji embarkasi Medan telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1446 Hijriah/2025 hingga masuk minggu kedua masa pelunasan.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumut Zulkifli Sitorus mengatakan calon jemaah haji asal Sumut tahun ini berjumlah 8.328 orang.

Jumlah itu terdiri atas 7.757 calon haji reguler, 416 calon haji lanjut usia, dan sisanya petugas haji daerah, serta pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU).

Dengan kata lain, sejak dibukanya tahap pelunasan Bipih sejak 14 Februari-14 Maret 2025, sudah sekitar 36,7% calon jemaah yang melunasi kewajibannya.

"Alhamdulillah sampai saat ini sudah 3.054 orang calon jemaah haji asal Sumatra Utara yang melunasi Bipih," kata Zulkifli, Rabu (26/2/2025).

Adapun sesuai Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang mengatur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi, besaran Bipih embarkasi Medan ditetapkan Rp47.976.531 per orang.

Dilansir dari laman resmi Kemenang, besaran Bipih jemaah haji akan dipergunakan untuk biaya penerbangan haji, sebagian biaya akomodasi di Makkah, sebagian biaya akomodasi di Madinah, dan biaya hidup (living cost).

Besaran Bipih embarkasi Medan tahun 2025 tercatat berada di urutan kedua terendah setelah embarkasi Aceh. Sedangkan rata-rata besaran Bipih nasional tahun ini ialah Rp54 juta.

Dijelaskan Zulkifli, setelah dipotong dengan setoran awal calon jemaah yang sebesar Rp25 juta dan nilai manfaat sebesar Rp2 juta yang diterima melalui virtual account (rekening khusus), calon jemaah haji asal Sumatra Utara nantinya hanya perlu melakukan pelunasan sekitar Rp20,9 juta.

"Jemaah kita akhirnya hanya membayar sekitar Rp20,9 juta karena ada Virtual Account, rekening yang dibikin khusus oleh BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) dan itu hanya bisa digunakan ketika mau pelunasan biaya haji. Alhamdulillah itu sangat membantu," jelas Zulkifli.

Diketahui, masa pelunasan tahap pertama Bipih dibuka mulai 14 Februari hingga 14 Maret mendatang. 

Kendati baru tercatat sekitar 36,7% dari 8.328 calon jemaah haji embarkasi Medan yang melakukan pelunasan selama 10 hari dibuka, Kanwil Kemenag Sumut meyakini seluruh jemaah akan melunasi Bipih sesuai waktu yang ditetapkan.

Kanwil Kemenag juga menyinggung adanya masa pelunasan tahap kedua dan ketiga yang akan dibuka nanti untuk mengakomodasi calon jemaah yang belum bisa melunasi biaya haji dalam tahap pertama ini.

Terkait calon jemaah yang belum jua melunasi sisa Bipih hingga tahap akhir masa pelunasan, posisinya akan digantikan oleh jemaah cadangan.

"Calon jemaah yang masuk kuota tahun ini tapi belum mampu melunasi Bipih, akan digantikan dengan calon jemaah cadangan. Sedangkan dia akan jadi calon jemaah prioritas di tahun depan," tutupnya. (K68)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Delfi Rismayeti
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper